Minggu, 06 Oktober 2019

ARTIFICIAL INTELLIGENCE


Banyak inovator yang berlomba-lomba untuk menciptakan kecerdasan buatan yang super canggih karena bidang ini masih memiliki banyak potensi untuk digali. Untuk anda yang belum ada gambaran sama sekali mengenai bidang ilmu ini mungkin anda bisa membayangkannya dengan menonton salah satu film karya Marvel yaitu Iron Man.
Dalam film tersebut Pemeran utama memiliki pakaian robot yang dapat bicara yaitu Jarvis. Jarvis merupakan salah satu role model AI masa depan yang canggih dan sangat cerdas.

Daftar Isi Artikel [buka]

Pengertian Kecerdasan Buatan

pixabay.com
AI atau Artificial Intelligence adalah sebuah bidang ilmu yang digunakan untuk membuat hidup manusia lebih baik dari masa ke masa. Upaya ini dilakukan dengan memberikan kecerdasan pada mesin supaya dapat berpikir seolah-olah seperti manusia.
Komputer dapa dibuat menjadi sebuah entitas yang cerdas dengan pemberian data-data dalam sebuah database. Selain diberi data, komputer akan diberikan kemampuan untuk mempelajari data. Data dipelajari dan di training. Training dan pembelajaran data ini akan membuat sistem mampu menentukan keputusan dan melakukan tugas untuk memudahkan manusia di masa depan.
Seperti disebutkan sebelumnya, Jarvis adalah salah satu contoh penggunaan AI. Meski kecerdasan yang dimiliki oleh Jarvis ini sifatnya masih fiksi ilmiah, tapi kecerdasan buatan saat ini sudah memiliki kemiripan yang cukup tinggi dengannya.
Jarvis memiliki kemampuan bicara memiliki kemampuan deteksi kondisi kesehatan dan melakukan hal-hal lainnya yang diperintahkan oleh kreatornya. Hal ini disebabkan karena kecerdasan jarvis yang memang sudah sangat terlatih. Komputer cerdas seperti jarvis inilah yang diharapkan akan ditemukan di masa depan sehingga banyak orang berlomba-lomba untuk mengembangkannya saat ini.

Fungsi dan Tujuan Kecerdasan Buatan

pixabay.com
Untuk pengertian dari AI sedikit banyak anda sudah paham bukan? Oleh karena itu mari kita lanjut ke bahasan selanjutnya mengenai fungsi dan juga tujuan kecerdasan buatan.

Fungsi Kecerdasan Buatan

Untuk fungsinya, kecerdasan buatan memiliki cukup banyak fungsi. Kecerdasan buatan diharapkan dapat melakukan beragam hal yang akan memudahkan manusia mulai dari pemrosesan bahasa alami, mengenai persepsi, penalaran, menggerakkan dan manipulasi objek, mengenai pengetahuan, dan juga melakukan pembelajaran.
Jika di ambil kesimpulan secara menyeluruh, kecerdasan buatan berusaha untuk membuat robot yang memiliki kecerdasan yang mirip atau bahkan lebih dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia.
Dengan menggunakan kecerdasan buatan, manusia dapat menjadi pemerintah sedangkan robot cerdas digunakan untuk melakukan pekerjaan kasar. Robot dengan kecerdasan buatan akan memiliki pengetahuan yang lebih tinggi daripada manusia karena untuk memberikan kecerdasan buatan manusia hanya perlu memasukkan data dan sistem akan mempelajarinya.
Contohnya Google. Google adalah sebuah mesin pencari. Ia memiliki banyak sumber pengetahuan dan ia adalah mesin. Dalam mesin pencarian Google ditanamkan juga kecerdasan buatan untuk menentukan hasil pencarian yang lebih sesuai dengan keyword yang kita masukkan. Seperti yang kita tahu sistem Google saat ini sangat berbeda dengan sistem Google di masa lalu bukan?

Tujuan Penggunaan Kecerdasan Buatan

Tujuan pembuatan mesin yang canggih ini adalah untuk mengurangi waktu kerja sehingga kegiatan dapat lebih efisien. Dengan menggunakan kecerdasan buatan, manusia menjadi lebih murah dalam mengambil keputusan dan melakukan kegiatannya dibandingkan pada masa lalu.
Bukan hanya lebih mudah penggunaan kecerdasan buatan dalam komputer juga membuat waktu pengerjaan sebuah kegiatan menjadi lebih cepat. Contohnya. Dahulu untuk melakukan searching di mesin pencari kita perlu mengetikkan satu persatu huruf di kolom pencarian bukan?
Saat ini mesin pencarian seperti Google sudah memiliki implementasi kecerdasan buatan sehingga hanya dengan berbicara dengan memerintah melalui suara ponsel anda sudah bisa menjalankan perintah anda.
Hal ini merupakan tujuan dari penggunaan kecerdasan buatan. Yaitu untuk memudahkan dan mempercepat pekerjaan.

Sejarah Kecerdasan Buatan

pixabay.com
Komputer dalam dunia teknologi memiliki sejarah yang cukup panjang, sama halnya dengan perkembangan kecerdasan buatan. Berikut ini adalah sejarah mengenai perkembangan dari kecerdasan buatan dalam kehidupan manusia.
  • Era Komputer Elektronik

Sejarah kecerdasan buatan dimulai dari era komputer elektronik. Era ini dimulai sekitar tahun 1941. Dalam era elektronik ini ditemukan sebuah alat untuk melakukan pemrosesan informasi dan juga penyimpanan data secara digital yaitu dengan komputer elektronik. Meskipun perkembangan teknologi kecerdasan buatan pada saat ini belum pesat akan tetapi penemuan penyimpanan dan pemrosesan informasi ini menjadi awal dari kemunculan kecerdasan buatan.
  • Masa Persiapan Kecerdasan Buatan

Pada masa ini merupakan masa awal pembuatan kecerdasan buatan. Masa ini dimulai tahun 2 tahun setelah penemuan komputer elektronik yaitu pada tahun 1942 hingga tahun 1956. Masa persiapkan ini di tandai dengan ditemukannya sebuah model syaraf tiruan yang dilakukan oleh 2 peneliti yaitu Mc Culloch dan juga Walter Pits.
Dalam model yang mereka temukan disebutkan bahwa setiap model syaraf dapat di hitung dengan menggunakan fungsi sehingga membuat hubungan menjadi logis. Dalam tahun awal penemuan ditemukan struktur jaringan sederhana yang kemudian disempurnakan pada tahun 1950 oleh Norbet Wiener dalam pengenalan prinsip dan teori mengenai feedback yang dikenal dengan teori termostat.
Tahun 1956 mulai perkembangan kecerdasan buatan yang cukup mengherankan pada saat itu. Pada saat tersebut sudah mulai dikenal komputer yang melakukan pemikiran dengan hasil non numerik atau bisa disebut dengan penalaran. Penciptaan komputer ini dilakukan oleh John McCarthy yang hingga saat ini disebut sebagai bapak kecerdasan buatan.
  • Masa Awal Perkembangan

Sebagai bapak kecerdasan buatan, McCarthy tidak hanya menciptakan mesin tersebut, melainkan ia mendefinisikan bahasa pemrograman tingkat tinggi untuk membantu pembuatan komputer dengan kecerdasan buatan agar lebih mudah. Masa ini dimulai pada tahun 1952.
Selain itu, pada masa ini ditemukan juga beberapa hal yang berhubungan dengan kecerdasan buatan seperti program geometri theory prover, program untuk menyelesaikan masalah integral tertutup dan juga masalah analogi. Semua program-program ini dibuat dengan menggunakan kecerdasan buatan sehingga masalah menjadi lebih mudah untuk diselesaikan.
Perkembangan kecerdasan buatan sempat mengalami perlambatan pada tahun 1966 hingga 1974. Akan tetapi setelah itu mulailah dilakukan pembuatan program kecerdasan buatan yang berbasis ilmu pengetahuan dan pada akhirnya pengembangan kecerdasan buatan sebagai jaringan syaraf tiruan kembali dimulai pada tahun 1986 hingga sekarang.

Contoh Kecerdasan Buatan

Saat ini sudah ada banyak sistem yang menggunakan kecerdasan buatan dan sangat cerdas. Salah satunya adalah teknologi Google seperti yang disebutkan sebelumnya. Selain itu ada juga banyak aplikasi kecerdasan buatan yang menarik seperti :
  • Siri yaitu asisten suara yang dibuat oleh perusahaan Apple dalam ponselnya.
  • Tesla, yang merupakan kecerdasan buatan yang dibuat untuk memperbolehkan mobil berkendara secara otomatis
  • Alexa, Voice assistant dari perusahaan Amazon dan masih banyak lagi lainnya.
https://salamadian.com/kecerdasan-buatan-artificial-intelligence/
Sumber : 

Senin, 08 Juli 2019

Operation Management

Operation Management atau dalam bahasa indonesianya Manajemen operasional adalah suatu usaha pengelolaan secara maksimal penggunan semua faktor produksi yang ada baik itu tenaga kerja (SDM), mesin, peralatan, raw material (bahan mentah) dan faktor produksi yang lainnya dalam proses tranformasi untuk menjadi berbagai macam produk barang atau jasa.
manajemen operasional
Manajemen Operasional
Apa yang dapat dilakukan oleh manajer operasi serta orientasi manajer operasional ?

Yang bisa dilakukan oleh manajemen operasi adalah melaksanakan seluruh fungsi dari proses manajemen : planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), pembentukan staff, kepemimpinan serta pengendalian.
Orientasi manajer operasional adalah mengarahkan hasil output dalam kuantitas, kwalitas, harga, waktu serta tempat tertentu yang sesuai dengan permintaan user atau konsumen.


Tanggung jawab manajer operasional :
  1. Menghasilkan barang atau jasa.
  2. Mengambil sebuah keputusan mengenai fungsi operasi serta sistem transformasi.
  3. Mengkaji pengambilan sebuah keputusan dari suatu fungsi operasinal.
Fungsi produksi dan operasional
  1.  Proses produksi serta operasional
  2.  Jasa penunjang dalam pelayanan produksi
  3.  Planning (Perencanaan)
  4.  Controlling (Pengendalian dan pengawasan)
Lingkup Manajemen Operasional :
1. Perancangan desain sistem produksi dan operasional
  • Seleksi serta perancangan desain produk
  • Seleksi serta perancangan proses dan peraalatan
  • Pemilihan site dan lokasi perusahaan serta unit produksi
  • Rancangan tata letak serta arus kerja
  • Rancangan atas tugas pekerjaan
  • Strategi produksi dan operasional serta pemilihan kapasitas
2. Pengoperasian sistem produksi dan operasional
  • Menyusun rencana produk dan operasional
  • Perencanaan dan pengendalian atas persediaan serta pengadaan bahan
  • Pemeliharaan utilitas mesin dan juga peralatan
  • Pengendalian atas mutu
  • Manajemen sumber daya manusia (tenaga kerja)

Pengambilan Keputusan

Dilihat dari sudut pandang kondisi atas keputusan yang harus ditempuh, ada empat (4) macam pengambilan keputusan :
  • Pengambilan keputusan mengenai suatu peristiwa yang pasti
  • Pengambilan keputusan mengenai peristiwa yang memiliki resiko
  • Pengambilan keputusan mengenai suatu peristiwa yang tak pasti
  • Pengambilan keputusan mengenai peristiwa yang muncul akibat pertentangan dengan kondisi yang lain.
Beberapa jenis pengambilan keputusan dalam manajemen operasi :

-Proses:Keputusan tentang proses fisik serta fasilitas yang dipakai
-
Kapasitas:Keputusan dalam menghasilkan jumlah, waktu serta tempat yang sesuai
-
Persediaan:Keputusan mengenai persediaan meliputi apa yang yang di pesan,


kualitas, kuantitas dan kapan raw material (bahan baku) dipesan.
-Tenaga Kerja:Meliputi proses seleksi, rekruitmen, peng-gajian, PHK, pelatihan,



supervisi, kompensasi serta promosi kepada karyawan dan 



penggunaan atas tenaga spesialis
-Kualitas:Keputusan dalam penentuan mutu barang atau jasa yang diproduksi,



penetapan standart, desain peralatan, karyawan terampil, serta pengawasan atas produk 







Keputusan didalam manajemen Sistem Produksi
  • Keputusan perencanaan strategis jangka panjang didalam sumber daya
  • Desain sistem produktif : pekerjaan, alur proses, tata arus, serta susunan atas saran fisik
  • Keputusan implementasi operasinal : harian, mingguan serta bulanan.
Keputusan Perencanaan Strategik :
  • Pemilihan desain rangkaian produk atau jasa
  • Keputusan perencanaan atas kapasitas, site lokasi gudang, dan rencana ekspansi
  • System pembekalan, penyimpanan serta logistik.
Pengertian Sistem Produksi :
Instrumen yang dipakai dalam mengubah semua sumber daya untuk menghasilkan barang atau jasa.
Ada 3 macam sistem didalam proses produksi :
  1. Proses produksi yang berkelanjutan
  2. Proses produksi yang terputus putus
  3. Proses produksi yang bersifat proyek 





https://nichonotes.blogspot.com/2015/03/manajemen-operasional.html

Selasa, 14 Mei 2019

Information Technology Service Continuity Management (ITSCM)

ITSCM merupakan proses yang sangat penting dalam mendukung proses perencanaan kelanjutan bisnis. ITSCM fokus pada kejadian yang dianggap sebagai disaster atau bencana. Tujuan utama dari ITSCM adalah mendukung kelanjutan bisnis dengan memastikan bahwa kebutuhan fasilitas TI dapat dipulihkan dalam waktu yang dijanjikan. Proses ini fokus pada kejadian yang disebut sebagai disaster (Bon, 2007).
Menurut Susanto (2016), ITSCM fokus pada kegagalan sistem layanan secara menyeluruh (major failure) untuk jangka panjang untuk kasus-kasus bencana atau skenario krisis.

Menurut OGC, 2011 Proses ITSCM, termasuk : 
1. Persetujuan ruang lingkup proses ITSCM dan kebijkasanaan yang digunakan 
2. Analisis dampak bisnis untuk mengetahui dampak dari berhentinya layanan TI 
3. Manajemen dan penaksiran risiko 
4. Pembuatan seluruh strategi ITSCM yang diintegrasikan dengan strategi manajemen kelanjutan bisnis. 
5. Pembuatan rencana ITSCM, yang akan diintegrasikan dengan rencana manajemen kelanjutan bisnis 
6. Rencana pengujian
7. Operasi yang terus menerus dan pemeliharaan rencana ITSCM 
Pada Gambar 2.2 dijelaskan siklus ITSCM mulai dari proses inisiasi hingga jaminan kelanjutan layanan. ITSCM merupakan proses untuk memastikan bahwa rencana kelanjutan layanan telah dikembangkan dan disesuaikan dengan rencana kelanjutan bisnis dan prioritas bisnis. ITSCM dapat dilibatkan dalam tahap ini untuk mendukung aktivitas BCM dan memahami hubungan antara proses bisnis dan dampak yang disebabkan oleh hilangnya layanan TI. Sebagai hasil dari kegiatan awal BIA dan penilaian risiko, BCM harus menghasilkan strategi kelangsungan bisnis, dan tugas pertama ITSCM adalah menghasilkan strategi ITSCM yang mendasari strategi BCM dan kebutuhannya. Strategi kelanjutan bisnis harus fokus pada proses bisnis dan masalah-masalah terkait. Setelah strategi kelanjutan bisnis dibuat dan peran layanan TI telah memenuhi strategi bisnis, strategi ITSCM dapat dibuat yang nantinya digunakan untuk mendukung dan menjalankan strategi kelanjutan bisnis (OGC, 2011).

Menurut OGC (2011), Hasil keluaran dari ITSCM adalah sebagai berikut :

1. Strategi dan kebijakan ITSCM Strategi dan kebijakan ITSCM ini merupakan dokumen yang berisikan tentang kebijakan organisasi dalam menjaga keberlanjutan layanan TI dan juga strategi bagaimana menjaga keberlanjutan layanan TI dan berisikan pilihan pemulihan layanan, cara mengurangi resiko, pengembangan rencana pemulihan, prioritas pemulihan layanan dan tim dalam melakukan pemulihan. 

2. Rencana ITSCM Rencana ITSCM atau biasa disebut ITSCM Plans berisikan prosedur untuk melakukan recovery dan juga dokumentasi dalam melakukan recovery pada sebuah organisasi. 

3. Dokumen BIA Dokumen BIA berisikan analisa dampak bisnis yang dialami oleh suatu organisasi apabila layanan TI yang diberikan itu terhenti. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, BIA dilakukan untuk memperoleh pemahaman atas sumber daya mana yang merupakan proses bisnis vital (Feriyan, 2016).

 4. Manajemen dan penaksiran risiko Manajemen dan penaksiran risiko merupakan analisa risiko yang dapat terjadi pada layanan TI dalam suatu organsisasi dan bagaimana cara untuk meminimalkan risiko tersebut sehingga pengguna tetap dapat mendapatkan nilai atau manfaat dari layanan TI yang disediakan.

 5. Rencana pengujian ITSCM Rencana pengujian ITSCM berisikan prosedur untuk melakukan pengujian pada perencanaan ITSCM pada suatu organisasi. Proses ini berfungsi untuk  menguji apakah perencanaan ITSCM dan implementasi ITSCM sudah sesuai dengan kebutuhan bisnis suatu organisasi.

6. Laporan dan review pengujian ITSCM. Laporan pengujian ITSCM merupakan 
laporan yang dihasilkan oleh suatu organisasi selama organisasi tersebut mengimplementasikan ITSCM. Laporan ini berisikan data hasil pengujian yang telah direncanakan sebelumnya. Setelah laporan didapatkan, maka selanjutnya adalah review apakah perencanaan ITSCM sudah sesuai dengan proses bisnis pada perusahaan.





sumber: http://sir.stikom.edu/id/eprint/2698/1/13410100055-2017-COMPLETE.pdf

Senin, 18 Maret 2019

Service Management

APAKAH SERVICE MANAGEMENT ? SERVICE

Adalah sarana penyampaian nilai kepada pelanggan dengan memfasilitasi hasil yang dinginkan  pelanggan tanpa biaya dan risiko spesifik. Di masa lampau, penyedia layanan sering berfokus pada teknis (sisi penawaran) pandangan apa yang merupakan layanan, bukan pada sisi konsumsi.
MANAJEMEN SERVICE manajemen service adalah seperangkat kemampuan organisasi khusus untuk memberikan nilai kepada pelanggan dalam bentuk jasa. manajemen service  memungkinkan penyedia layanan untuk:

  •   Memahami jasa yang mereka sediakan baik dari perspektif konsumen dan penyedia memastikan bahwa layanan ini benar-benar memfasilitasi hasil yang diinginkan.
  • Memahami nilai dari layanan kepada pelanggan mereka dan karenanya kepentingan relatif mereka.
  • memahami dan mengelola semua biaya dan risiko yang berkaitan dengan pemberian jasa tersebut. Ini ‘khusus kemampuan organisasi’ meliputi proses, kegiatan, fungsi dan peran yang menggunakan penyedia jasa dalam memberikan jasa kepada cus¬tomers mereka, serta kemampuan untuk membangun struktur organisasi yang cocok, mengelola pengetahuan, dan memahami bagaimana memfasilitasi hasil yang menciptakan nilai.












referensi
https://wasibintang.wordpress.com/2016/04/07/apakah-service-management/

Senin, 14 Januari 2019

BioGas Fueled Vehicle





BioGas Fueled Vehicle

Inovasi Sistem Informasi dan New Technology














Kelompok
BioGas Fueled Vehicle
Nama Anggota :
1.     Ammar Satya Putra D
2.     Joshua Joverson Rivaldo
3.     Rafdi Firmasyah Orcans
4.     Rifani Fahmi Haerzi
5.     Tata Fuad Alatas
2KA14
UNIVERSITAS GUNADARMA









Bagaimana Cara untuk membuat “buangan” menjadi masukan ?
           
                Kebanyakan semua orang selalu berpikir bahwa apa yang mereka buang sudah tidak memiliki nilai fungsi.
Tetapi apabila kita memutar balikan pikiran kita, sesuatu yang biasa kita anggap “tidak berguna” bisa dijadikan sebuah sumber daya baru untuk zaman yang penuh krisis ini. Dalam dunia Otomotif, banyak sekali penelitian untuk mencari bahan bakar alternatif  untuk tiap kendaraan yang dimulai dari bahan bakar Gas Bumi, Listrik bahkan Hybrid (campuran mesin tenaga Bensin dan Listrik).
Kenapa Harus Biogas ?
                Seorang lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung 2004 yang bernama Andrias Wiji Setio Pamuji, mengolah limbah organik menjadi biogas. Instalasi bernama Teknologi Anak Negeri (Tenari) itu tidak memakai wadah penampung lagi. Gas yang dihasilkan bisa langsung mengalir ke kompor dari tangki reaktor limbah. Dari penemuan tersebut berkembanglah teknologi yang memanfaatkan Biogas tersebut menjadi sumber tenaga alternatif seperti listrik.
Lalu bagaimana metode yang digunakan untuk mengubah biogas menjadi listrik?
Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengubah biogas menjadi listrik.
1.       Biogas dapat digunakan secara langsung untuk memanaskan air dan menghasilkan uap bertekanan. Uap air yang bertekanan tinggi ini kemudian digunakan untuk menggerakkan generator turbin yang kemudian menghasilkan listrik, seperti sistem pembangkit listrik konvensional yang biasa digunakan.
2.       Biogas dapat digunakan secara langsung untuk menggerakkan motor stirling. Kelebihan dari metode ini adalah biogas yang digunakan tidak harus dimurnikan terlebih dahulu karena motor stirling menggunakan sistem pembakaran eksternal (yaitu proses pembakaran dilakukan di luar sistem mesin) namun metode ini memiliki kelemahan pada efisiensinya yang rendah.
3.       Biogas digunakan sebagai bahan bakar pada generator yang menggunakan BBM sebagai bahan bakarnya, baik diesel maupun bensin. Untuk metode ini, generator dapat menggunakan biogas murni maupun menggunakan sistem hibrid bersama dengan solar ataupun bensin.
Diantara ketiga metode di atas, metode ketiga adalah yang paling banyak digunakan. Hal ini karena metode ini memungkinkan hibridisasi dengan bahan bakar lain dan memiliki efisiensi yang paling tinggi.
            Bedasarkan metode diatas, kami memanfaatkan biogas sebagai bahan bakar kendaraan kami. Dengan menggunakan teknologi mesin Hybrid yang memanfaatkan tenaga mesin dan dinamo listrik untuk menggerakan kendaraan tersebut. Untuk mesin BioHybrid ini kami akan menggunakan limbah dan sistem pembuangan alami manusia sebagai sumber tenaga utama, dikarenakan ide ini sangat bermanfaat untuk mengurangi pasokan limbah negara, juga membuat keluaran kendaraan ini menjadi ramah lingkungan. Agar dapat berkompetensi dengan manufaktur mobil terkenal didunia, mesin BioHybrid yang kami ciptakan ini menjadi inovasi untuk teknologi otomotif untuk kedepannya.
Kesimpulan
                Dengan penggunaan Biogas sebagai bahan bakar kendaraan, kita dapat memanfaatkan hasil pengeluaran dari sistem pencernaan manusia menjadi solusi yang efisien untuk menghemat sumber daya minyak bumi dan gas untuk masa yang akan datang tanpa adanya krisis sumber daya alam,



Berikut konsep video dari youtube